Kelas 9 Bab3 PERANGKAT PENYIMPANAN

Setiap dokumen atau data sebaiknya disimpan pada media penyimpanan, seperti hardisk, disket, CD, dan flash disk.
 1. Harddisk
       Harddisk merupakan media penyimpanan yang permanen. Kapasitas menyimpannya sangat besar. Sehingga perangkat lunak sistem operasi disimpan di media penyimpanan ini. Harddisk berada di dalam casing komputer menjadi bagian dari sistem unit komputer. Seiring dengan perkembangan teknologi kapasitas harddisk semakin besar mulai 40 GB ke atas.
2. CD (Compact Disk)
         Compact disk merupakan media penyimpanan yang lebih maju lagi, selain kapasitas yang besar sekitar 650 MB juga mudah dibawa ke mana-mana. Media ini berbentuk piringan kecil yang tipis dan memiliki lubang di tengah. Perhatikan gambar 3.8. Untuk menyimpan data ke dalam CD diperlukan hardware khusus yaitu CD RW, serta perangkat lunak khusus seperti Nero.


3. Flash disk
        Flash disk merupakan media penyimpanan dengan kapasitas cukup besar yang praktis dibawa ke mana-mana dan mudah digunakannya, sehingga alat ini banyak digunakan. Flash disk biasanya dilengkapi dengan USB Port atau alat untuk memasukkan flash disk ke komputer. Dengan alat ini, kamu bisa transfer data dari komputer satu ke komputer lain dengan mudah.









Kelas9 Bab3 PERANGKAT PROSES

CPU (Central Processing Unit) Data dan perintah yang dimasukkan melalui perangkat input pada saat mengakses internet, selanjutnya akan diproses oleh perangkat proses yang disebut dengan prosessor, atau biasa disebut CPU (Central Processing Unit). Prosesor ini berupa chip yang terdiri atas jutaan IC. CPU terdiri atas dua bagian utama yaitu: 1. Unit kendali (Control Unit), unit ini bertugas untuk mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. Seperti membawa data dari alat input ke memori utama untuk diolah, kemudian menampilkan pada layar monitor. Juga mengartikan instruksi-instruksi dari program komputer. Jika instruksi berupa pengolahan data aritmatika atau logika, maka unit kendali akan mengirimnya ke ALU. 2. Unit aritmatika - logika (ALU), Unit ini bertugas untuk melakukan perhitungan matematika sesuai dengan instruksi program. Dan melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program.

Kelas9 Bab3 PERANGKAT INPUT

Perangkat input merupakan perangkat yang digunakan untuk memasukkan data. Berikut adalah perangkat masukan yang biasa digunakan dan untuk mengakses internet.

1. Keyboard
         Keyboard sebagai alat input yang memiliki beberapa tombol yang berfungsi untuk memasukkan data atau perintah dengan cara diketikkan. Tombol-tombol pada keyboard di antaranya, tombol alphabet (huruf A sampai Z), angka 0 sampai 9, beberapa simbol matematika, dan tombol lain dengan fungsi yang berbeda-beda (seperti tombol Ctrl, tombol Alt, tombol Caps Lock, tombol Enter, tombol Shift, tombol Esc, dan lain-lain).



2. Mouse
         Berbeda dengan keyboard, memasukkan data atau perintah menggunakan mouse adalah dengan cara klik ( menekan tombol sebelah kiri mouse), drag (menggeser sambil menekan tombol kiri mouse), double klik (menekan tombol kiri mouse dua kali dengan cepat), atau klik kanan (menekan tombol mouse sebelah kanan). Kamu akan menemukan sesuatu yang bergerak jika mouse digeser-geser, sesuatu yang bergerak itu disebut pointer.

3. Modem dan saluran telepon  
       Perangkat tambahan supaya komputer dapat digunakan untuk mengakses internet ialah modem. Modem atau modulasi demodulator merupakan alat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan internet. Tugasnya adalah mengubah sinyal digital menjadi analog (proses modulasi) dan mengubah kembali sinyal analog menjadi digital (demodulasi). Modem ada dua macam yaitu modem internal dan eksternal. Modem internal adalah modem yang dipasang di dalam sistem komputer berupa card. Modem eksternal adalah modem yang dipasang di luar komputer. Modem dapat membuat komputer saling berhubungan satu sama lain melalui saluran telepon. Komputer mengirim sinyal-sinyal digital untuk menghasilkan gambar, suara, dokumen, program, dan lain-lain. Karena saluran telepon dirancang untuk meneruskan suara atau sinyal-sinyal analog, maka sinyal digital dari komputer diubah menjadi sinyal analog supaya dapat melewati saluran telepon atau sebaliknya. Saluran telepon yang bisa digunakan selain telepon yang menggunakan telepon kabel, dapat juga berupa telepon selular.













Kelas 9 Bab2 PROGRAM UNTUK AKSES INTERNET

MENGENAL PROGRAM UNTUK AKSES INTERNET

MENGENAL PROGRAM UNTUK AKSES INTERNET
Pada praktiknya, untuk akses internet tidak langsung, bisa serta merta menjalaknkan aplikasi internet. Namun diperlukan suatu program aplikasi yang diperlukan untuk menjalankan proram tersebut.
Ada beberapa brogram yang digunakan untuk akses internet dari personal computer (PC) yaitu:
  1. Internet Explorer (IE)
Merupakan suatu program aplikasi browser web gratis bawaan dari program Windows. IE ini dibuat oleh Microsoft Corporation, yang biasanya pada saat instalasi operating system (OS) Windows, akan otomatis terinstal. Sekarang Mozilla Firefox telah dikembangkan hingga Internet Explorer 8.
KEUNGGULAN:
  • Konektivitas stabil
  • Support digunakan untuk kegiatan apapun
  • Jarang ada keluhan error
  • Dsb.
KELEMAHAN:
  • Agak sedikit lambat dalam urusan download file dari internet, baik
    untuk browsing, surfing, download, maupun upload
  • Tidak dapat membuat menu terbarudalam satu jendela yang sama
  • Hanya dapat digunakan untuk sistem operasi Windows

  1. Mozilla Firefox
Merupakan program aplikasi untuk browsing internet yang dikembangkan melalui open source. Program aplikasi ini pertama kali dikembangkan untuk sistem operasi berbasis Linux, namun sekarang juga bisa digunakan untuk sistem operasi windows. Sekarang Mozilla Firefox telah dikembangkan hingga Mozilla Firefox 3 .

KEUNGGULAN:
  • Hadir dalam bentuk platform yang kompatibel dengan berbagai sistem operasi, seperti platform Windows, platform Linux, dan platform Mac
  • Dapat membuat menuterbarudalam satu jendela yang sama

  1. Opera
    Merupakan program aplikasi untuk browsing internet. Popularitas Opera tidak setinggi Mozilla Firefox atau Internet Explorer. Sekarang Opera telah dikembangkan hingga Opera 9.5 dan Opera 9.6 yang menggunakan bahasa Indonesia.
KEUNGGULAN:
  • Dapat membuat menu terbarudalam satu jendela yang sama
  • Kecepatan untuk akses inte
    rnet cukup tinggi
  • Browser Opera kegiatan
    download dapat anda lakukan kapan saja dan tidak harus memulai dari awal jika koneksi internet terputus atau komputer restart jadi singkat kata Opera memiliki fungsi seperti layaknya download manager.

KELEMAHAN:
  • Ketidakstabilan sistem yang dimiliki, yaitu sering
    terjadi masalah dalam mengakses situs-situs tertentu, seperti blogger
  • Supported yang disertaka
    nnya masih memiliki kekurangan, sehingga sering terjadi error / not ompleted result, ketika mengakses situs-situs tertentu

Cara mengakses aplikasi browser ini hampir sama, yaitu:
1. Klik kiri start – klik kiri pada browser yang akan anda pilih atau klik kiri pada icon browser yang ada di dekstop maupun di samping start













    2. Setelah muncul tampilan browser tersebut, isi alamat web yang akan anda cari pada address bar








Dari kiri; tampilan Internet Explorer, tampilan Mozilla Firefox. dan tampilan Opera

RIZKI AMALIA TRI C.
XI IPA3 / 31












Kelas 9 Bab2 Jaringan Komputer Berdasarkan Area Kerja



Jaringan Komputer berdasarkan area kerjanya dibedakan menjadi empat kelompok yaitu :

1. Local Area Network
    Jaringan ini menghubungkan antar PC (Personal Computer) atau server yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh, seperti di dalam gedung atau satu area bangunan dengan radius maksimum 10 km. Pada jaringan lokal ini, kecepatan pengiriman data relatif tinggi, yaitu antara 1-100 Mbps. Biasanya, jaringan lokal ini dimiliki dan dioperasikan oleh satu lembaga tanpa menggunakan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum. Jaringan komputer di lembaga pendidikan umumnya tergolong LAN.


Skema Jaringan LAN

2. Metropolitan Area network (MAN)
    Jaringan komputer ini memiliki radius 10-50 km. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antar kantor dalam suatu kota dengan kecepatan transmisi antara 45-600 Mbps. Untuk membentuk jaringan MAN, dapat memanfaatkan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum atau menggunakan paket program radio.
Skema Jaringan MAN
 
3. Wide Area Network (WAN)
    Jaringan komputer ini memiliki radius sangat besar, menghubungkan LAN dan MAN melewati batas geografis mencakup antar wilayah, negara, dan benua, serta bersifat milik umum. WAN memiliki kecepatan transmisi di bawah 1 Mbps.

Skema Jaringan WAN
4. Internet
    Internet adalah sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang menghubungkan seluruh sisten jaringan komputer di seluruh dunia. Internet merupakan kumpulan dari sejumlah LAN, MAN, dan WAN dari berbagai tempat di seluruh dunia. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan internet dapat berkomunikasi dalam bentuk pertukaran data dan informasi secara langsung.



Jaringan Komputer berdasarkan area kerjanya dibedakan menjadi empat kelompok yaitu :

1. Local Area Network
    Jaringan ini menghubungkan antar PC (Personal Computer) atau server yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh, seperti di dalam gedung atau satu area bangunan dengan radius maksimum 10 km. Pada jaringan lokal ini, kecepatan pengiriman data relatif tinggi, yaitu antara 1-100 Mbps. Biasanya, jaringan lokal ini dimiliki dan dioperasikan oleh satu lembaga tanpa menggunakan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum. Jaringan komputer di lembaga pendidikan umumnya tergolong LAN.


Skema Jaringan LAN

2. Metropolitan Area network (MAN)
    Jaringan komputer ini memiliki radius 10-50 km. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antar kantor dalam suatu kota dengan kecepatan transmisi antara 45-600 Mbps. Untuk membentuk jaringan MAN, dapat memanfaatkan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum atau menggunakan paket program radio.
Skema Jaringan MAN
 
3. Wide Area Network (WAN)
    Jaringan komputer ini memiliki radius sangat besar, menghubungkan LAN dan MAN melewati batas geografis mencakup antar wilayah, negara, dan benua, serta bersifat milik umum. WAN memiliki kecepatan transmisi di bawah 1 Mbps.

Skema Jaringan WAN
4. Internet
    Internet adalah sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang menghubungkan seluruh sisten jaringan komputer di seluruh dunia. Internet merupakan kumpulan dari sejumlah LAN, MAN, dan WAN dari berbagai tempat di seluruh dunia. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan internet dapat berkomunikasi dalam bentuk pertukaran data dan informasi secara langsung.

Kelas 9 Bab2 Media Transmisi Pada Jaringan Komputer

Media Transmisi Pada Jaringan Komputer

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.
 Jenis media transmisi ada dua, yaitu Guided dan Unguided. Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. 


1.  Media Transmisi Guided
Guided media menyediakan jalur transmisi sinyal yang terbatas secara fisik, meliputi twisted-pair cable, coaxial cable (kabel koaksial) dan fiber-optic cable (kabel serat optik). Sinyal yang melewati media-media tersebut diarahkan dan dibatasi oleh batas fisik media. Twisted-pair dan coaxial cable menggunakan konduktor logam yang menerima dan mentransmisikan sinyal dalam bentuk aliran listrik. Optical fiber/serat optik menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk cahaya. 

a.      Twisted-Pair Cable
Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP. Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
·         Shielded Twisted-Pair (STP)



Gambar Shielded Twisted-Pair (STP) 


Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang peruntukan bagi instalasi jaringan ethernet, memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel Shielded Twister-Pair nyaris memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama dengan kabel UTP. Satu hal keunggulan STP adalah jaminan proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal, sayangnya STP sedikit lebih mahal dibandingkan UTP.
Tidak seperti kabel coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian dari sirkuit data, karena itu perlu diground pada setiap ujungnya. Pada prakteknya, melakukan ground STP memerlukan kejelian. Jika terjadi ketidaktepatan, dapat menjadi sumber masalah karena bisa menyebabkan pelindung bekerja sebagai layaknya sebuah antenna; menghisap sinyal-sinyal elektrik dari kawat-kawat dan sumber-sumber elektris lain disekitarnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh sebagaimana media-media lain (seperti kabel coaxial) tanpa bantuan device penguat (repeater)
  • Kecepatan dan keluaran: 10-100 Mbps
  •  Biaya rata-rata per node: sedikit mahal dibadingkan UTP dan coaxial
  • Media dan ukuran konektor: medium
  • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek). 


·         Unshielded Twisted-Pair (UTP)
Untuk UTP terdapat pula pembagian jenis yakni:
  •    Category 1 : sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.
  •     Category 2 : sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1. Dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.
  •     Category 3 : mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.
  •     Category 4 : mamu mentransmisikan data hingga 20 MHz.
  •     Category 5 : digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.


Gambar Unshielded Twisted-Pair (UTP) 


Secara fisik, kabel Unshielded Twisted-Pair terdiri atas empat pasang kawat medium. Setiap pasang dipisahkan oleh lapisan pelindung. Tipe kabel ini semata-mata mengandalkan efek konselasi yang diproduksi oleh pasangan-pasangan kawat, untuk membatasi degradasi sinyal. Seperti halnya STP, kabel UTP juga harus mengikuti rule yang benar terhadap beberapa banyak tekukan yang diizinkan perkaki kabel. UTP digunakan sebagai media networking dengan impedansi 100 Ohm. Hal ini berbeda dengan tipe pengkabelan twister-pair lainnya seperti pengkabelan untuk telepon. Karena UTP memiliki diameter eksternal 0,43 cm, ini menjadikannya mudah saat instalasi. UTP juga mensuport arsitektur-arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi sangat popular.
  • Kecepatan dan keluaran: 10 – 100 Mbps
  • Biaya rata-rata per node: murah
  • Media dan ukuran: kecil
  • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek).

Kabel UTP memiliki banyak keunggulan. Selain mudah dipasang, ukurannya kecil, juga harganya lebih murah dibanding media lain. Kekurangan kabel UTP adalah rentang terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau perangkat-perangkat di sekelilingnya. Meski begitu, pada prakteknya para administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan cukup diandalkan. 


b.      Coaxial Cable (Kabel Koaksial)

Gambar  Coaxial Cable (Kabel Koaksial)

Kabel coaxial atau popular disebut “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang menggelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxial menawarkan beberapa keunggulan. Diantaranya dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh diantara node network, dibandingkan kabel STP atau UTP. Repeater juga dapat diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan coaxial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal. Kabel coaxial juga jauh lebih murah dibanding Fiber Optic, coaxial merupakan teknologi yang sudah lama dikenal. Digunakan dalam berbagai tipe komuniksai data sejak bertahun-tahun, baik di jaringan rumah, kampus, maupun perusahaan.
  • Kecepatan dan keluaran: 10 -100 Mbps
  •  Biaya rata-rata per node: murah
  • Media dan ukuran konektor: medium
  • Panjang kabel maksimum: 200m (disarankan 180m) untuk thin-coaxial dan 500m untuk thick-coaxial

Saat bekerja dengan kabel, penting bagi kita untuk mempertimbangkan ukurannya; seperti ketebalan, diameter, pertambahan kabel sehingga akan menjadi pertimbangan atas kesulitan saat instalasi dilapangan. Kita juga harus ingat bahwa kabel akan mengalami tarikan-tarikan dan tekukan di dalam pipa. Kabel coaxial datang dalam beragam ukuran. Diameter terbesar diperuntukkan sebagai backbone Ethernet karena secara historis memiliki ketahanan transmisi dan daya tolak interferensi yang lebih besar. Tipe kabel coaxial ini sering disebut dengan thicknet, namun dewasa ini sudah banyak ditinggalkan. Kabel coaxial lebih mahal saat diinstal dibandingkan kabel twisted-pair.





c.       Fiber-Optic Cable (Kabel Serat Optik)

Gambar  Fiber-Optic Cable (Kabel Serat Optik) 

Kabel fiber optic merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Jika dibandingkan media-media lain, fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi. Kabel fiber optic dapat mentransmisikan puluhan juta bit digital perdetik pada link kabel optic yang beroperasi dalam sebuah jaingan komersial. Ini sudah cukup utnuk mengantarkan ribuan panggilan telepon.
Beberapa keuntungan kabel fiber optic:
  •  Kecepatan: jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi, mencapai gigabits per second;
  • Bandwidth: fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar;
  • Distance: sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”;
  • Resistance: daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
  • Maintenance: kabel-kabel fiber optic memakan biaya perawatan relative murah.



Tipe-tipe kabel fiber optic:
  • Kabel single mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron. (satu micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia)
  • Kabel multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 hingga 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundel kabel.
  • Plastic Optical Fiber merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki performa familiar dengan kabel single mode, tetapi harganya sedikit murah.



2.  Media Transmisi Unguided

           Media unguided mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver). Ada dua jenis transmisi, Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran. Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antena. 
            Jaringan Nirkabel atau dikenal dengan nama Wireless , merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut.
1. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver)
2. Ada dua jenis transmisi
  •  Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran
  • Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antenna

3. Tiga macam wilayah frekuensi
  • Gelombang mikro (microwave) 2 – 40 Ghz
  • Gelombang radio 30 Mhz – 1 Ghz
  • Gelombang inframerah

Untuk media tidak terpandu (unguided), transmisi dan penerimaan dapat dicapai dengan menggunakan antena. Untuk transmisi, antena mengeluarkan energi elektromagnetik ke medium (biasanya udara) dan untuk penerimaan, antena mengambil gelombang elektomagnetik dari medium sekitarnya. Media transmisi tidak terpandu (unguided) terbagi atas empat bagian yaitu:
1. Gelombang Mikro Terrestrial (Atmosfir Bumi)
Tipe antena gelombang mikro yang paling umum adalah parabola ‘dish’. Ukuran diameternya biasanya sekitar 3 m. Antena pengirim memfokuskan sinar pendek agar mencapai transmisi garis pandang menuju antena penerima. Antena gelombang mikro biasanya ditempatkan pada ketinggian tertentu diatas tanah untuk memperluas jarak antara antena dan mampu menembus batas. Untuk mencapai transmisi jarak jauh, diperlukan beberapa menara relay gelombang mikro, dan penghubung gelombang mikro titik ke titik dipasang pada jarak tertentu.
2. Gelombang Mikro Satelit
Satelit komunikasi adalah sebuah stasiun relay gelombang mikro. Dipergunakan untuk menghubungkan dua atau lebih transmitter/receiver gelombang mikro pada bumi, yang dikenal sebagai stasiun bumi atau ground station. Satelit menerima transmisi diatas satu band frekuensi (uplink), amplifier dan mengulang sinyal-sinyal, lalu mentransmisikannya ke frekuensi yang lain (downlink). Sebuah satelit pengorbit tunggal akan beroperasi pada beberapa band frekuensi, yang disebut sebagai transponder channel, atau singkatnya transponder.
Satelit komunikasi merupakan suatu revolusi dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya dangan serat optic. Aplikasi-aplikasi terpenting untuk satelit lainnya diantaranya adalah:
  • Distribusi siaran televisi
  • Transmisi telepon jarak jauh
  • Jaringan bisnis swasta


3. Radio Broadcast
Satelit komunikasi merupakan suatu revolusi dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya dangan serat optic. Aplikasi-aplikasi terpenting untuk satelit lainnya diantaranya adalah:
  • Distribusi siaran televisi
  • Transmisi telepon jarak jauh
  • Jaringan bisnis swasta
4. Infra Merah
Komunikasi infra merah dicapai dengan menggunakan transmitter/receiver (transceiver) yang modulasi cahaya yang koheren. Transceiver harus berada dalam jalur  pandang maupun melalui pantulan dari permukaan berwarna terang misalnya langit-langit rumah. Satu perbedaan penting antara transmisi infra merah dan gelombang mikro adalah transmisi infra merah tidak dapat melakukan penetrasi terhadap dinding, sehingga masalah-masalah pengamanan dan interferensi yang ditemui dalam gelombang mikro tidak terjadi. 




Teknologi wireless berdasarkan tipe jaringan :
1. PAN ( Persomal Area Network )
merupakan jaringan yang menghubungkan komputer dengan perangkat yang berada disekeliling seseorang saja. Sebagai contoh komputer dengan telepon seluler atau PDA. Pada jaringan ini anda dapat menjangkau antar perangkat kurang lebih 10 m (30 feet)
2. LAN ( Local Area Network )
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.
Teknologi Wireless :
Wireless LAN (WLAN) yaitunya wifi atau wireless fidelity. empat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk wireless local area network (WLAN) yang berdasarkan standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11 dengan beberapa teknologinya :
  • Tipe a  : 5,8 GHz kecepatan 54 mbps
  •  Tipe b  : 2,4 GHz kecepatan 11 mbps
  • Tipe g  : 2,4 GHz kecepatan 54 mbps
  • Tipe n  : 2,4 & 5,8 GHZ kecepatan 200 mbps

Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan : infastruktur dan Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel

3. MAN (Metropolitan Area Network )
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km
Teknologi wireless : wimax dengan standard IEEE 802.16
WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certication profile untuk Fixed WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz), sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi pada system profile release-1, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz.


4. WAN ( World Area Network )
Jaringan ini mencakup area yang luas dan mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan bumi lain. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut.
Teknologi wireless : satelit
Kelebihan dan Kelemahan
Media transmisi wireless memiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya sebagai berikut.  Adapun keunggulan dari media transmisi wireless :
  • Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
  • Infrastrukturnya berdimensi kecil, pembangunannya cepat, mudah dikembangkan (misalnya dengan konsep mikrosel dan teknik frequency reuse).
  • Mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
  • Koneksi Internet akses 24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon.
Sedangkan kelemahan yang terletak pada media transmisi wireless :
  • Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan).
  • Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll).
  • Kapasitas jaringan menghadapi keterbatas spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA).
  • Keamanan data (kerahasian) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum) [1,7 dan 9].
Teknologi wireless memiliki fleksibelitas, mendukung mobilitas, memiliki teknik frequency reuse, selular dan handover, menawarkan efisiensi dalam waktu (penginstalan) dan biaya (pemeliharaan dan penginstalan ulang di tempat lain), mengurangi pemakaian kabel dan penambahan jumlah pengguna dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Diberdayakan oleh Blogger.

Text

Pages - Menu

Popular Posts